Archive for 2016
Jaringan Wireless
Jaringan wireless adalah jaringan yang mengkoneksikan dua komputer atau
lebih menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagi-pakai file, printer, atau
akses Internet.
- Berbagi sumber file dan memindah-mindahkannya tanpa menggunakan kabel.
- Mudah untuk di-setup dan handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah.
- Produk dari produsen yang berbeda kadang-kadang tidak kompatibel.
- Harganya lebih mahal dibanding menggunakan teknologi ethernet kabel biasa.
Cara Kerja Jaringan Wireless
Agar supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless
bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada
tiga komponen dibutuhkan, yaitu:
Sinyal Radio (Radio Signal).
Format Data (Data Format).
Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara
kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7 Model Lapisan OSI (Open
System Connection), yaitu:
Physical Layer (Lapisan Fisik)
Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
Network Layer (Lapisan Jaringan)
Transport Layer (Lapisan Transport)
Session Layer (Lapisan Sesi)
Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Masing-masing dari ketiga komponen yang telah disebutkan di atas berada
dalam lapisan yang berbeda-beda. Mereka bekerja dan mengontrol lapisan yang
berbeda. Sebagai contoh: Sinyal Radio (komponen pertama), bekerja pada physical
layer, atau lapisan fisik. Lalu Format Data atau Data Format mengendalikan
beberapa lapisan diatasnya. Dan struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk
mengirim dan menerima sinyal radio.
Lebih jelasnya, cara kerja wireless LAN dapat diumpakan seperti cara kerja
modem dalam mengirim dan menerima data, ke dan dari internet. Saat akan
mengirim data, peralatan-peralatan Wireless tadi akan berfungsi sebagai alat
yang mengubah data digital menjadi sinyal radio. Lalu saat menerima, peralatan
tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah sinyal radio menjadi data digital
yang bisa dimengerti dan diproses oleh komputer.
Bagaimana sinyal radio dapat diubah menjadi data digital?
Prinsip dasar yang digunakan pada teknologi wireless ini sebenarnya diambil
dari persamaan yang dibuat oleh James Clerk Maxwell di tahun 1964. Dalam
persamaan itu, dengan jelas Maxwell berhasil menunjukkan fakta bahwa, setiap
perubahan yang terjadi dalam medan magnet itu akan menciptakan medan-medan
listrik. Dan sebaliknya, setiap perubahan yang terjadi dalam medan-medan listrik
itu akan menciptaken medan-medan magnet.
Lebih lanjut Maxwell menjelaskan, saat arus listrik (AC atau alternating
current) bergerak melalui kabel atau sarana fisik (konduktor) lainnya, maka,
beberapa bagian dari energinya akan terlepas ke ruang bebas di sekitarnya, lalu
membentuk medan magnet atau alternating magnetic field. Kemudian, medan magnet
yang tercipta dari energy yang terlepas itu akan menciptakan medan listrik di
ruang bebas, yang kemudian akan menciptakan medan magnet lagi, lalu medan listrik
lagi, medan magnet lagi, dan seterusnya, hingga arus listrik yang asli atau
yang pertama terhenti (terputus, red). Bentuk energy yang tercipta dari
perubahan-perubahan ini, disebut dengan radiasi elektromagnetik
(electromagnetic radiation), atau biasa kita kenal sebagai gelombang radio. Itu
artinya, radio dapat di definisikan sebagai radiasi dari energi elektromagnetik
yang terlepas ke udara (ruang bebas). Alat yang menghasilkan gelombang radio
itu biasa dinamakan TRANSMITTER. Lalu alat yang digunakan untuk mendeteksi dan
menangkap gelombang radio yang ada udara itu, biasa dinamakan RECEIVER. Agar
kedua alat ini (transmitter dan receiver) lebih fokus saat mengirim, membuat
pola gelombang, mengarahkan, meningkatkan, dan menangkap sinyal radio, ke dan
dari udara, maka dibantulah dengan alat lain, yaitu ANTENA.
Berkat persamaan dari Maxwell, transmitter, receiver, serta antena, yang
kemudian disatukan dalam semua peralatan wireless LAN itulah, maka komputer
bisa berkomunikasi, mengirim dan menerima data melalui gelombang radio, atau
biasa disebut dengan wireless netwok. Begitu banyak stasiun Radio dengan
frequency yang berbeda-beda agar tidak saling bertabrakan, gelombang radio yang
akan dikirimkan ke udara itu bisa diatur frequencynya. Yaitu dengan cara mengatur
atau memodifikasi arus listrik yang berada pada peralatan pengirim dan penerima
tadi (transmitter, receiver). Dan jarak yang menjadi pemisah antar frequency
dinamakan SPECTRUM. Lalu, bagian terkecil dari spectrum disebut dengan BAND.
Dan untuk mengukur jumlah perulangan dari satu gelombang ke gelombang yang
terjadi dalam hitungan detik, digunakanlah satuan HERTZ (Hz).
Terminal
Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan kabel
langsung atau melalui alat komunikasi. Terminal yang dihubungkan ke komputer
yang letaknya jauh melalui alat komunikasi disebut Remote Job Entry Terminal
(RJE Terminal).
Cara Kerja Terminal
Terminal : peralatan yang mengakses layanan melalui jaringan yang sifatnya
remote atau terpisah melalui sebuah saluran telekomunikasi. Linux memiliki enam
terminal atau konsol ketika berjalan dalam modus teks. Artinya, kita dapat
menjalankan aplikasi atau kegiatan berbeda-beda untuk tiap terminal dan dalam
waktu bersamaan. Untuk berpindah dari satu terminal ke terminal lain, dapat
menekan kombinasi tombol ALT + F1 hingga F6.Terminal ketujuh umumnya digunakan
oleh X Server. Jadi, jika X Server sebelumnya telah aktif dan tidak
dibunuh,kita tinggal menekan tombol ALT + F7 untuk kembali ke tampilan
grafis.Terminal yang disinggung di atas adalah terminal dalam modus
teks.Terminal juga dapat digunakan dalam lingkungan grafis.
Untuk membuka terminal di desktop GNOME milik Edubuntu, klik menu
Applications > Accessories > Terminal pada panel atas.Terminal sepertinya
memang diperuntukkan bagi para profesional. Tetapi ketika kita mengetahui cara
kerja dan manfaatnya, kita akan sering menggantungkan diri pada baris perintah
ini. Kita dapat mengeksekusi program, membuka file, hingga melakukan manajemen
berkas melaluitampilannya yang sederhana. Linux memiliki lebih dari 2000
perintah ketika menjalankan terminal.Kita tidak perlu menghapal semuanya, hanya
beberapa yang kita anggap penting dan sering kita gunakan.Sebuah tips ketika
menggunakan terminal. Kita bisa mengetikkan beberapa huruf awal perintah,
disusul dengan menekan tombol ESC atau TAB sekali atau beberapa kali. Cobalah
untuk memasukkan karakter apada terminal.Disusul menekan ESC atau TAB (Edubuntu
mendukung tombol TAB). Apabila muncul sebuah pertanyaan, ketik y. Sebuah daftar
panjang akan muncul (semua perintah dengan awalan huruf a). Biasanya data
ditampilkan pada komputer pada jarak jauh atau dekat yang disebut dengan
terminal. Fungsi dasarnya adalah untuk berhubungan dengan komputer host.
Terminal juga dikenali dengan beberapa istilah, seperti: CRT – Cathode Ray
Tube, VDT -Video Display Terminal atau display station. Terminal dibagi atas 3
jenis, yaitu :
Terminal dungu (dumb), yaitu terminal yang berfungsi hanya berupaya
menghantar setiap karakter yang dikirimkan ke host dan menampilkan apa saja
yang dikirim oleh host.
Terminal ‘smart’ , yaitu terminal yang berfungsi menghantarkan informasi
tambahan selain apa yang dikirim oleh pemakai seperti kode tertentu untuk
menghindari kesalahan data yang terjadi.
Terminal pintar (intelligent), yaitu terminal yang dapat diprogramkan untuk
membuat fungsi-fungsi tambahan seperti kontrol terhadap penyimpanan ke storage
dan menampilkan lay-out data dari host dengan lebih bagus. Pada saat
terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis besar proses
yang dijalankan adalah :
Pada saat terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis
besar proses yang dijalankan adalah:
Mencari alamat ip dari dhcp server.
Mengambil kernel dari tftp server.
Menjalankan sistem file root dari nfs server.
Mengambil program X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
Melakukan hubungan dengan xdm server dan user login ke dalam xdm server.
Teknologi Wireless dan Terminal
- Layanan
Informasi
Pengertian Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai
informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi
tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Informasi adalah salah
satu aset penting yang sangat berharga bagi kelangsungan hidup suatu
organisasi/bisnis, pertahanan keamanan dan keutuhan negara, kepercayaan publik
atau konsumen, sehingga harus dijaga ketersediaan, ketepatan dan keutuhan
informasinya. Informasi dapat disajikan dalam berbagai format seperti: teks,
gambar, audio, maupun video. Tujuan layanan informasi secara umum adalah agar
terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi
pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi
dalam penyelesaian masalahnya. Layanan informasi menjadikan individu mandiri
yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan
dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan
kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.
- Layanan
Keamanan
Layanan keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk
menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang. Sistem
dari keamanan ini juga membantu untuk mengamankan jaringan tanpa menghalangi
penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus.
Keamanan jaringan disini adalah memberikan peningkatan tertentu untuk jaringan.
Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap :
Rahasia (Privacy) : Dengan banyak pemakai yang tidak dikenal
pada jaringan menebabkan penyembunyian data yang sensitive menjadi sulit.
Keterpaduan Data (Data Integrity):Karena banyak node dan
pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko korupsi data adalah
lebih tinggi.
Keaslian (Authenticity): Hal ini sulit untuk memastikan identitas
pemakai pada system remote, akibatnya satu host mungkin tidak mempercayai
keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh host lain.
Convert Channel: Jaringan menawarkan banyak kemungkinan
untuk konstruksi convert channel untuk aliran data, karena begitu banyak data
yang sedang ditransmit guna menyembunyikan pesan.
Definisi Keamanan
Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak
yang memiliki wewenang. Pada aspek ini system menjamin data tidak dirubah tanpa
ada ijin pihak yang berwenang, menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta
metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.
Confidentiality
Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh
pihak yang memiliki wewenang. pada aspek ini system menjamin kerahasiaan data
atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang
berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.
Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak
palsu.
Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang
memiliki wewenang ketika dibutuhkan. pada aspek ini system menjamin data akan
tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan
informasi dan perangkat terkait.
Non-repudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi
tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan. Keamanan informasi
diperoleh dengan mengimplementasi seperangkat alat kontrol yang layak dipakai,
yang dapat berupa kebijakan-kebijakan, struktur-struktur organisasi dan piranti
lunak
Serangan (Gangguan) Terhadap Keamanan Dapat Dikategorikan
Dalam Empat Kategori Utama :
Interruption
Suatu Aset Dari Suatu Sistem Diserang Sehingga Menjadi Tidak
Tersedia Atau Tidak Dapat Dipakai Oleh Yang Berwenang. Contohnya Adalah
Perusakan/Modifikasi Terhadap Piranti Keras Atau Saluran Jaringan.
Interception
Suatu Pihak Yang Tidak Berwenang Mendapatkan Akses Pada
Suatu Aset. Pihak Yang Dimaksud Bisa Berupa Orang, Program, Atau Sistem Yang
Lain. Contohnya Adalah Penyadapan Terhadap Data Dalam Suatu Jaringan.
Modification
Suatu Pihak Yang Tidak Berwenang Dapat Melakukan Perubahan
Terhadap Suatu Aset. Contohnya Adalah Perubahan Nilai Pada File Data,
Modifikasi Program Sehingga Berjalan Dengan Tidak Semestinya, Dan Modifikasi
Pesan Yang Sedang Ditransmisikan Dalam Jaringan.
Fabrication
Suatu Pihak Yang Tidak Berwenang Menyisipkan Objek Palsu Ke
Dalam Sistem. Contohnya Adalah Pengiriman Pesan Palsu Kepada Orang Lain.
- Layanan
Context Aware dan Event-Based Context-awareness
Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer
memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan
informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan
inilah yang diperkenalkan oleh SCHILIT pada tahun 1994 dengan istilah
context-awareness.Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk
mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari
pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang
sesuai dengan parameter-parameter itu.Beberapa konteks yang dapat digunakan
antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan
kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh: ketika seorang user
sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user
akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak
seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks
location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari
context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut
Albrecht Schmidt, yaitu:
The Acquisition Of Context :Hal ini berkaitan dengan
pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan,
sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor
lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi
tersebut.
The Abstraction And Understanding Of Context :Pemahaman
terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata,
bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan
kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap
inputan dalam suatu konteks.
Application Behaviour Based On The Recognized Context :
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami
sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta
bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.
Empat Kategori Aplikasi Context-Awareness Menurut Bill N.
Schilit, Norman Adams, Dan Roy Want, Yaitu :
Proximate Selection : Adalah sebuah teknik antarmuka yang
memudahkan pengguna dalam memilih atau melihat lokasi objek (benda atau
manusia) yang berada didekatnya dan mengetahui posisi lokasi dari user itu
sendiri. Ada dua variabel yang berkaitan dengan proximate selection ini, yaitu
locus dan selection, atau tempat dan pilihan.
Automatic Contextual Reconfiguration : Aspek terpenting dari
salah satu contoh kasus sistem context-aware ini adalah bagaimana konteks yang
digunakan membawa perbedaan terhadap konfigurasi sistem dan bagaimana cara
antar setiap komponen berinteraksi. Sebagai contoh, penggunaan virtual
whiteboard sebagai salah satu inovasi automatic reconfiguration yang
menciptakan ilusi pengaksesan virtual objects sebagai layaknya fisik suatu
benda.
Contextual Informations And Commands: Kegiatan manusia bisa
diprediksi dari situasi atau lokasi dimana mereka berada. Sebagai contoh,
ketika berada di dapur, maka kegiatan yang dilakukan pada lokasi tersebut pasti
berkaitan dengan memasak. Hal inilah yang menjadi dasar dari tujuan contextual
information and commands, dimana informasi-informasi tersebut dan perintah yang
akan dilaksanakan disimpan ke dalam sebuah directory tertentu.
Context-Triggered Actions : Cara kerja sistem
context-triggered actions sama layaknya dengan aturan sederhana IF-THEN.
Informasi yang berada pada klausa kondisi akan memacu perintah aksi yang harus
dilakukan. Kategori sistem context-aware ini bisa dikatakan mirip dengan
contextual information and commands, namun perbedaannya terletak pada
aturan-aturan kondisi yang harus jelas dan spesifik untuk memacu aksi yang akan
dilakukan.
- Layanan
Perbaikan Sumber ( Resource Discovery Service)
Layanan telematika yang terakhir adalah layanan perbaikan
sumber. Resource Discovery Service (RDS) adalah sebuah layanan yang berfungsi
untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. The RDS juga berfungsi dalam
pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan.
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber
daya manusia (SDM).
SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang
berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola,
pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha,
lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umunya. Konsep pengembangan sumber daya
manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas
dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan
digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam
pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.
Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu
sebagai berikut:
Peningkatan kinerja layanan publicyang memberikan akses yang
luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan
transparasi sebagai katalisator pembangaunan.
Literasi masyarakat di bidang teknologi telematikayang
terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai
peningkatan, dikemukakan oleh TAPSCOTT.
Layanan Telematika
Menurut kamus istilah arsitektur dapat diartikan sebagai struktur desain komputer dan semua rinciannya, seperti sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan sebagainya. Tiga elemen utama sebuah arsitektur, masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:
Arsitektur sistem pemrosesan, menentukan standar teknis untuk
hardware, lingkungan sistem operasi, dan software aplikasi, yang diperlukan
untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi perusahaan dalam spektrum yang
lengkap. Standar merupakan format, prosedur, dan antar muka, yang menjamin
bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
Arsitektur telekomunikasi dan
jaringan, menentukan
kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang melaluinya informasi
bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi lain, dan hal ini juga
tergantung dari standar yang berlaku.
Arsitektur data, sejauh ini merupakan yang paling
rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk yang relatif sulit dalam
implementasinya, menentukan organisasi data untuk tujuan referensi silang dan
penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber informasi yang dapat diakses
oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.
Dengan kemajuan teknologi
telekomunikasi dan teknologi informasi atau lebih dikenal dikenal dengan
istilah Telematika atau dalam istilah asingnya ICT (Information and
Communication Technology) menawarkan sesuatu yang pada awal perkembangan
komputer sangatlah mahal yaitu mini komputer, workstation dan personal komputer
yang memiliki kemampuan setara mainframe dengan harga yang jauh lebih murah.
Hal itu mendorong munculnya
paradigma baru dalam pemrosesan data yaitu apa yang disebut Distributed
Processing dimana sejumlah komputer mini komputer, workstation atau personal
komputer menangani semua proses yang didistribusikan secara phisik melalui
jalur jaringan komunikasi.
Salah satu bentuk dari distributed
processing adalah arsitektur client-server. MenurutWikipedia, klien-server atau
client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk
kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan
pihak server. Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua
bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien
dan komponen server. Komponen client juga sering disebut sebagai front-end,
sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponenclient dari
aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data
dari pengguna. Komponen client tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan
oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan
mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesinserver,
umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki
olehserver. Komponen server akan menerima request dari clinet, dan langsung
memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada client.
Clientpun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan
menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi
dengan pengguna.
ARSITEKTUR SISI KLIEN DAN SERVER
Arsitektur itu sendiri terdiri dari
dua jenis, yaitu dari sisi client dan sisi server. Untuk penjelasan pertama
saya akan membahas mengenai arsitektur telematika. Istilah arsitektur mengacu
pada desain sebuah aplikasi, atau dimana komponen yang membentuk suatu sistem ditempatkan
dan bagaimana mereka berkomunikasi. Jadi secara sederhana arsitektur telematika
yaitu sebuah struktur desain yang secara logic dapat meningkatkan hubungan
jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Selanjutnya akan dibahas model
arsitektur telematika yang terdiri dari client dan server. Pengertian
client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk
kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak, yiatu pihak
client dan pihak server. 15 tahun sejak diperkenalkan client-server telah
menjadi pilihan dalam arsitektur aplikasi. Client-server diaplikasikan pada
aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara
client dan server. Sebagai dampaknya client-server telah mengubah cara atau
pola pikir kita dalam mendesain dan membangun aplikasi. Dan ini sangat membantu
end-user dalam peng-harapan tentang “the look and feel” dari multiuser
software. Dalam perkembangannya, client-server dikembangkan oleh dominasi
perusahaan-perusahaan software besar yaitu Baan, Informix, Lotus, Microsoft,
Novell, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Perusahaan-perusahaan ini
adalah superstar pada era pertama dimunculkannya konsep client/ server. Saat
ini perusahaanperusahaan ini telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan
besar.
– Asitektur Sisi Client
Arsitektur Client merujuk pada
pelaksanaan atau penyimpanan data pada browser (atau klien) sisi koneksi HTTP.
JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi klien eksekusi, dan cookie adalah
contoh dari sisi klien penyimpanan.
Karakteristik Klien :
· Memulai terlebih dahulu permintaan
ke server.
· Menunggu dan menerima balasan.
· Terhubung ke sejumlah kecil server
pada waktu tertentu.
· Berinteraksi langsung dengan
pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.
– Arsitektur Sisi Server
Sebuah eksekusi sisi server adalah
server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus
mendukung. Sebagai contoh, penggunaan CGI script sisi server khusus tag
tertanam di halaman HTML; tag ini memicu tindakan terjadi atau program untuk
mengeksekusi.
Karakteristik Server:
· Selalu menunggu permintaan dari
salah satu klien.
· Melayani klien permintaan kemudian
menjawab dengan data yang diminta ke klien.
· Sebuah server dapat berkomunikasi
dengan server lain untuk melayani permintaan klien.
· Jenis-jenisya yaitu : web server,
FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.
Kebanyakan web layanan ini juga jenis server.
Menurut kamus istilah arsitektur
dapat diartikan sebagai struktur desain komputer dan semua rinciannya, seperti
sistem sirkuit, chip, bus untuk ekspansi slot, BIOS dan sebagainya.
Tiga elemen utama sebuah arsitektur,
masing-masing sering dianggap sebagai arsitektur, adalah:
1. Arsitektur sistem pemrosesan,
menentukan standar teknis untuk hardware, lingkungan sistem operasi, dan
software aplikasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan
informasi perusahaan dalam spektrum yang lengkap. Standar merupakan format,
prosedur, dan antar muka, yang menjamin bahwa perlengkapan dan software dari
sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
2. Arsitektur telekomunikasi dan
jaringan, menentukan kaitan di antara fasilitas komunikasi perusahaan, yang
melaluinya informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta dari organisasi
lain, dan hal ini juga tergantung dari standar yang berlaku.
3. Arsitektur data, sejauh ini
merupakan yang paling rumit diantara ketiga arsitektur di atas, dan termasuk
yang relatif sulit dalam implementasinya, menentukan organisasi data untuk
tujuan referensi silang dan penyesuaian ulang, serta untuk penciptaan sumber
informasi yang dapat diakses oleh aplikasi bisnis dalam lingkup luas.
Dengan kemajuan teknologi
telekomunikasi dan teknologi informasi atau lebih dikenal dikenal dengan
istilah Telematika atau dalam istilah asingnya ICT (Information and
Communication Technology) menawarkan sesuatu yang pada awal perkembangan
komputer sangatlah mahal yaitu mini komputer, workstation dan personal komputer
yang memiliki kemampuan setara mainframe dengan harga yang jauh lebih murah.
Hal itu mendorong munculnya
paradigma baru dalam pemrosesan data yaitu apa yang disebut Distributed
Processing dimana sejumlah komputer mini komputer, workstation atau personal
komputer menangani semua proses yang didistribusikan secara phisik melalui
jalur jaringan komunikasi. Salah satu bentuk dari distributed processing adalah
arsitektur client-server. Menurut Wikipedia, klien-server atau client-server
merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara
untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak
server. Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian
yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan
komponen server.
Komponen client juga sering disebut
sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end.
Komponenclient dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan
menerima masukan data dari pengguna. Komponen client tersebut akan menyiapkan
data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan
tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas
mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang
dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari clinet, dan
langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepadaclient.
Client pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan
menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi
dengan pengguna.
Arsitektur Telematika, Sisi Klien dan Server
Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978
oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe.
Istilah telematika yang berasal dari kata dalam bahasa Perancis telematique
merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika. Pengertian
Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan
penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk telematika ini
adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan
pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan
salah satu contoh telematika. Menurut Wikipedia, istilah telematika ini sering
dipakai untuk beberapa macam bidang.
Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang
dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and
Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang
berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan
menggunakan peralatan telekomunikasi. Secara umum, istilah telematika dipakai
juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global
Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi
berpindah (mobile communication technology). Secara lebih spesifik, istilah
telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan
vehicle telematics).
Pengertian Telematika
Telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang
menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital.
pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan
dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam
telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan
yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet
sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Telematika menunjuk pada
hakikat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan
dan konvergensi telekominikasi, media, dan informatika. Dalam Pengantar pada
Mata Kuliah Hukum Telematikan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, dinyatakan
bahwa istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi
telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang
secara terpisah. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada
perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.
Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan
dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep
Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai "the
new hybrid technology" yang lahir karena perkembangan teknologi digital.
Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika
menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.
Fungsi Telematika
Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi
jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
1. Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai
penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih
berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan
meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan
wawasan.
2. Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial
menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan
kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun
mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial
dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding
hasil perseorangan.
Sejarah Perkembangan Telematika Di Indonesia
Di zamam pra-sejarah, manusia mengkomunikasikan pikiran,
pengetahuan, dan gagasannya ke lingkungan sosialnya secara verbal. Dan dalam
beberapa kasus, dengan menggunakan simbol-simbol material berupa ukiran pada
batu, dinding gua, dan lain sebagainya. Komunikasi tertulis yang mula-mula
dikembangkan memungkinkan informasi untuk disimpan dan dibaca oleh orang-orang
lain di waktu-waktu kemudian. Penyimpanan dan pengalihan informasi melalui
teknologi umumnya berlangsung secara lamban, mahal, dan membutuhkan banyak
tenaga.
Dengan ditemukannya teknologi cetak (printing technology),
informasi dapat dialihkan ke lebih banyak orang, di wilayah yang lebih luas,
dan dengan biaya yang lebih murah. Di peralihan millennium sekarang ini,
perkembangan media elektronik, mencakup radio, televise, dan telepon, telah
memungkinkan penurunan waktu pengalihan informasi secara dramatik.
Jarak geografis kini tidak lagi menjadi penghalang dalam
proses komunikasi dan pertukaran informasi. Biaya penyimpanan dan pengantaran
informasi secara elektronik kini telah semakin banyak ditentukan oleh kebijakan
public, ketimbang oleh faktor-faktor teknikal semata. Misalnya, harga pusa
telepon lebih terkait dengan kebijakan regulasi public dari pada harga actual
yang dibutuhkannya.
Komputer-komputer digital dan media penyimpanan informasi
berskala besar dan missal telah memungkinkan terwujudnya basis data dengan
kemampuan untuk memproses dan memanipulasi informasi. Tidak dengan informasi
tertulis, data yang tersimpan secara elektronik ini ‘tak tampak‘ bagi mata
biasa, kecuali bagi perangkat keras dan lunak untuk melakukan decoding (seperti
komputer dengan kartu baca magnetic). Teknologi pemrosesan data secara
elektronik ini bersama dengan teknologi komputer digital telah menghasilkan
sebuah aliansi sinergis baru yang dikenal luas sebagai teknologi informasi,
atau Teknologi Telematika. Ruang , waktu, dan biaya secara berangsur-angsur
direduksi melalui aplikasi-aplikasi tekonologi komputer, penyimpanan missal,
dan transmisi elektronikal dan optial. Pengontrolan informasi dalam rangka
teknologi seperti ini menjadi lebih terdistribusi ketimbang sebelumnya. Dan
peranan-peranan pemerintah, agen-agen komersial, pengusaha-pengusaha swasta
menjadi lebih sulit untuk dimengerti. Telekomunikasi mempunyai pengertian
sebagai teknik pengiriman pesan, dari suatu tempat ke tempat lain, dan biasanya
berlangsung secara dua arah. ‘Telekomunikasi’ mencakup semua bentuk komunikasi
jarak jauh, termasuk radio, telegraf/ telex, televisi, telepon, fax, dan
komunikasi data melalui jaringan komputer. Sedangkan pengertian Informatika)
mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk
mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta
menampilkannya dalam bentuk informasi.
Trend Telematika Kedepan
Seiring berkembangnya kemajuan teknologi yang semakin pesat,
mengharuskan masyarakat untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi yang telah
ada. Mengenai trend ke depan Telematika, itu merupakan kebebasan individu untuk
mengembangkan dan menjadikannya sebagai suatu trend (walau sesaat) di dalam
masyrakat. Yang pasti dalam proses perkembangannya harus dilakukan dengan penuh
tanggung jawab dan tidak melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat.
Sehingga tidak merugikan pihak lain dan tidak menguntungkan diri sendiri
(egois). Sehingga trend ke depan telematika dapat menjadi suatu trend yang
dapat diterima dan dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik dari kalangan atas maupun
dari kalangan bawah.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga
tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala
terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot
serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan
dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung
dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai
terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan
teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software
Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba
menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses
yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat
mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya. Pada akhirnya, era
robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan
kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil
dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan
terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang
lebih baik.
Ada lima kelompok industry yang berperan besar dalam
perkembangan trend telematika ke depan, diantaranya:
1. Infrastruktur Telekomunikasi (biasanya resiko bisnis
paling besar)
2. Infrastruktur Internet (biasanya resiko bisnis sedang
& rendah)
3. Hosting service (biasanya resiko bisnis rendah)
4. Transaction type service (biasanya resiko bisnis rendah)
5. Content / knowledge producer (biasanya resiko bisnis
rendah)
Pengertian Sejarah dan Perkembangan Telematika
Pernahkah kamu membayangkan untuk mengisi baterai ponselmu 3
bulan sekali atau lebih? Sulit untuk membayangkannya bukan? Namun di tahun 2016
ini, bayangan itu akan menjadi nyata dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama!
Baru-baru ini para ilmuwan dari University of California
telah secara tidak sengaha menciptakan baterai jenis Lithium-ion yang mempunyai
rentang daya tahan hingga ratusan kali dari baterai sejenis. Daya tahannya
diperkirakan sekitar 400 kali lebih panjang!
Menurut Mya Le Thai, ketua peneliti, baterai ini mampu
bertahan terhadap 200 ribu kali proses pengisian, tentu sungguh mencolok jika
dibandingkan dengan baterai Lithium-ion lainnya yang hanya bertahan terhadap
7000 kali proses pengisian.
Selama ini baterai Lithium-ion pada umumnya memiliki
kelemahan yang bersumber dari kebutuhannya akan sebuah cairan khusus. Sebagai
informasi, pada dasarnya baterai Lithium-ion memiliki tiga bagian fungsional,
yaitu elektroda positif, elektroda negatif, dan cairan elektrolit. Elektroda
positif menggunakan oksida logam, elektroda negatif menggunakan karbon (sejenis
grafit), dan cairan elektrolit menggunakan cairan Lithium.
Cairan Lithium ini sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan
itulah sebabnya kita seringkali mendengar kasus ponsel meledak. Cairan ini juga
menjadi alasan mengapa kebanyakan baterai Lithium-ion tidak tahan terhadap
proses pengisian yang terlalu sering.
Nah, pada baterai “abadi” buatan para ilmuwan University of
California ini tidak menggunakan cairan Lithium lagi melainkan gel Plexyglas
yang dikombinasikan dengan serat emas untuk menyimpan energi listrik. Gel
khusus ini diketahui jauh lebih tahan terhadap suhu dan tekanan arus pada
proses pengisian. Apa itu Plexyglas? Ini adalah semacam bahan termoplastik
transparan yang memiliki nama kimia Poly(methyl 2-methylpropenoate) atau biasa
disebut sebagai PPMA. Sebenarnya material ini biasa hadir dalam bentuk seperti
kaca namun dalam pembuatan baterai super awet ini, para ilmuwan merubahnya
menjadi bentuk gel.
Artikel Baterai yang super awet ditemukan tidak sengaja
Micro Cyber 2 - Pada kesempatan kali ini saya akan mengajak
sobat semua untuk membahas tentang dunia komputer dan jaringan yaitu tentang
pengertian sistem operasi jaringan, karena saya juga jarang sekali memostingan
materi seperti ini ya karena mungkin saya kira sobat semua sudah pada tahu ilmu
tentang komputer dan jaringan. Tetapi tak apalah dan anggap saja saya hanya
membagikan ulang informasi yang telah sobat ketahui, hehehe.
Jaringan itu memanglah sangat penting bagi kehidupan manusia
pada zaman modern ini, karena dengan jaringan tersebutlah manusia dapat mudah
untuk melakukan sesuatu dengan mudah. Contohnya seperti kita browsing di
internet, sharing data, dll. Okelah tak usah banyak basa-basi langsung saja ke
materinya !
Pengertian Beserta Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan
Pengertian Sistem Operasi Jaringan
Sistem operasi jaringan atau Network Operating System adalah
sebuah sistem operasi untuk mengkoordinasikan kegiatan dari beberapa komputer
dalam sebuah jaringan. Secara umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak
layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan
berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP
Service, dan lain sebagainya.
Fungsi Sistem Operasi Jaringan
• Menghubungkan
sejumlah komputer dan perangkat lainnya ke sebuah jaringan.
• Mengelola
sumber daya jaringan.
• Menyediakan
layanan
• Menyediakan
keamanan jaringan bagi multiple users.
Macam - Macam Sistem Operasi Jaringan
1. Banyan VINES
Banyan VINES (Virtual Integrated Network Service) adalah
sebuah sistem operasi jaringan populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal
dekade 1990-an yang banyak digunakan dalam jaringan-jaringan korporat. Vines
pada awalnya dibuat berdasarkan protokol jaringan yang diturunkan dari Xerox
Network System (XNS). VINES sendiri menggunakan arsitektur jaringan
terdistribusi klien atau server yang mengizinkan klien-klien agar dapat
mengakses sumber daya di dalam server melalui jaringan.
2. Novell Netware
Novell Netware adalah sebuah sistem operasi jaringan yang
umum digunakan dalam komputer IBM PC atau nkompatibelnya. Sistem operasi ini
dikembangkan oleh Novell, dan dibuat oleh Novell Inc. berbasis tumpukan
protokol jaringan Xerox XNS. Novell Netware dahulu digunakan sebagai LAN-based
network operating system. Banyak digunakan pada awal sampai pertengahan tahun
1990-an.
3. Microsoft LAN Manager
LAN Manager adalah sebuah sistem operasi jaringan yang
dikembangkan oleh Microsoft Corporation bersama dengan 3Com Corporation. LAN
Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang
berjalan di atas sistem operasi MS-DOS.
4. Microsoft Windows NT Server
Microsoft Windows NT Server menggunakan non-dedicated server
sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer serevser, protocol jaringan
menggunakan TCP/IP dan Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari
Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows
Server 2003, dan Windows Vista.
5. Windows 98, Windows 2000 Profesional, Windows XP
Profesional, dan Windows NT Workstation
Seluruh windows yang ada di atas tidak digunakan oleh server,
tetapi dapat digunakan untuk menyediakan sumber daya untuk jaringan (work
station), seperti dapat mengakses file dan menggunakan printer.
6. GNU/LINUX
GNU/LINUX adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware
dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur
TCP/IP. Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau
Solaris adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull
operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP.
7. UNIX
UNIX dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus
menyediakan layanan internet seperti web server, FTP server, terminal emulation
(telnet), akses database, dan Network File System (NFS) yang mengijinkan client
dengan sistem operasi yang berbeda untuk mengakses file yang di simpan di
komputer yang menggunakan sistem operasi UNIX.
Nah, itulah kiranya pengertian beserta fungsi dan macam-macam
sistem operasi jaringan, dan semoga cuplikan materi diatas dapat membantu sobat
semua. Terimakasih
Artikel Pengertian Beserta Macam-Macam Sistem Operasi Jaringan
1. Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi adalah seperangkat program yang mengelola
sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk
aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi merupakan jenis yang paling penting
dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, sistem
komputer tidak lebih dari sekumpulan komponen elektronik dan komponen mekanik.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Sistem operasi bertindak seperti penterjemah antara pengguna
aplikasi dengan perangkat keras. Seorang pengguna berinteraksi dengan sistem
komputer melalui sebuah aplikasi, seperti aplikasi pengolah kata, permainan,
atau program aplikasi lain yang dirancang untuk tujuan tertentu. Dalam
menggunakan aplikasi tersebut, aplikasi tidak akan peduli bagaimana caranya
pengguna memasukan informasi ke dalam aplikasi, seperti melalui keyboard.
Sistem operasilah yang bertanggungjawab terhadap komunikasi antara aplikasi
dengan perangkat keras. Dalam contoh lain, ketika pengguna menggunakan sebuah
aplikasi, memasukan informasi melalui keyboard, ditampilkan di monitor,
disimpan pada media penyimpanan, atau kemudian dicetak di printer, semuanya
diatur oleh sistem operasi. Sistem operasilah yang bertugas menangani seluruh
perangkat input dan output komputer.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Dengan demikian, sistem operasi memiliki kontrol penuh
terhadap sumber daya perangkat keras komputer dan mempunyai penjadwalan yang
sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan
data, dan sumber daya lainnya.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi):
http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
2. Fungsi Sistem Operasi
2.1. Fungsi Dasar Sistem Operasi
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen
utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para
pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan
perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi):
http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Gambar Komponen utama sistem komputer
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu
negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program
secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna
menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang
dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource
allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program
pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan
komputer yang tidak perlu.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi):
http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
2.2. Fungsi Pokok Sistem Operasi
Sistem operasi memiliki 4 (empat) fungsi pokok, yaitu:
Mengontrol akses perangkat keras
Sistem operasi memanajemen interakasi antara aplikasi dan
perangkat keras. Untuk mengakses dan berkomunikasi dengan perangkat keras,
sistem operasi perlu menginstal sebuah perangkat lunak (driver) untuk tiap
komponen perangkat keras.
Manajemen file dan folder
Sistem operasi mengatur dan membuat susunan file yang
tersimpan di dalam hard disk dan media penyimpanan lain.
Menyediakan user interface
Sistem operasi akan menyediakan tampilan antarmuka pengguna,
baik dalam bentuk baris perintah perintah (Command Line Interface - CLI) maupun
dalam bentuk grafis (Graphical User Interface - GUI).
Manajemen aplikasi
Sistem operasi meletakan suatu aplikasi dan memuatnya ke
dalam memori (RAM) komputer. Sistem operasi menjamin setiap aplikasi
mendapatkan sumber daya yang cukup.
Artikel Mengenal Sistem Operasi (Pengertian dan Fungsi)
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi, ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction) sekitar tahun 825 M.
Algoritma adalah urutan langkah logis
tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Hal ini ditekankan padaah. Hal ini
ditekankan adala urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti
suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat.
Alur pemikiran dalam menyelesaikan
suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis. Hal pertama yang ditekankan
adalah alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari
algoritma orang lain. Sedangkan penekanan kedua adalah tertulis, yang artinya
dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu.
Definisi Algoritma adalah urutan
langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.
Contoh; Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan dua buah bejana A dan B,
bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru.
Pertukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
DESKRIPSI :
– Tuangkan larutan dari bejana A ke
dalam bejana B
– Tuangkan larutan dari bejana B ke
dalam bejana A.
Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas
tidak menghasilkan pertukaran yang benar. Langkah di atas tidak logis, hasil
pertukaran yang terjadi adalah percampuran kedua larutan tersebut.
Untuk mempertukarkan isi duah bejana,
diperlukan sebuah bejana tambahan sebagai tempat penampungan sementara,
misalnya bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan pertukaran yang benar
adalah sebagai berikut :
Algoritma Tukar Isi Bejana
Diberikan dua buah bejana A dan B,
bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru.
Pertukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
DESKRIPSI :
1.
Tuangkan
larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2.
Tuangkan
larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3.
Tuangkan
larutan dari bejana C ke dalam bejana B.
Ciri
Penting Algoritma
·
Algoritma
harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
·
Setiap
langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (Ambiguitas).
·
Algoritma
memiliki nol atau lebih masukkan.
·
Algoritma
memiliki nol atau lebih keluaran.
·
Algoritma
harus efektif (setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam
waktu yang masuk akal)
Dalam bidang komputer, algoritma
sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman, terutama
dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang dengan baik maka proses
pemrograman akan menjadi salah, rusak, atau lambat dan tidak efisien. Pelaksana
algoritma adalah Komputer. Manusia dan komputer berkomunikasi dengan cara
manusia memberikan perintah-perintah kepada komputer berupa instruksi-instruksi
yang disebut program. Komputer adalah alat bantu untuk menyelesaikan masalah.
Dalam menyelesaian masalah dengan komputer perlu merumuskan langkah langkah
penyelesaian masalah dalam sekumpulan instruksi. Sekumpulan instruksi yang
dimengerti oleh komputer yang disebut dengan program.
Alat yang digunakan untuk membuat
program tersebut adalah bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman dapat
dikategorikan dalam :
Bahasa tingkat tinggi [HLL] : PASCAL,
C, Java, PHP, ASP
Bahasa tingkat menengah[MLL] :
Assembly
Bahasa tingkat rendah [LLL] : Machine
Code
Dari berbagai bahasa pemrograman cara
memberikan instruksinya berbeda-beda namun bertujuan menghasilkan output yang
sama. Program yang ditulis dalam bahasa pemrograman akan diterjemahkan ke dalam
bahasa mesin (biner) menggunakan penterjemah.
Interpreter; Menterjemahkan baris per
baris instruksi [Bahasa Basic]
Compiler; Menterjemahkan setelah
seluruh instruksi di tulis [Pascal, C]
Belajar memprogram adalah belajar
tentang metodologi pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam suatu notasi
tertentu yang mudah dibaca dan dipahami. Belajar bahasa pemrograman adalah
belajar memakai suatu bahasa, aturan tata bahasanya, instruksi-instruksinya,
tata cara pengoperasian compiler-nya untuk membuat program yang ditulis dalam
bahasa itu saja.
Penulisan algoritma tidak tergantung
dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer yang mengeksekusinya. Notasi
algoritma bukan notasi bahasa pemrograman tetapi dapat diterjemahkan ke dalam
berbagai bahasa pemrograman
NOTASI ALGORITMA NARASI
Contoh; Algoritma Kelulusan_mhs
Diberikan nama dan nilai mahasiswa,
jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut
dinyatakan lulus. jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
DESKRIPSI :
baca nama dan nilai mahasiswa.
jika nilai >= 60 maka
keterangan = lulus
tetapi jika
keterangan = tidak lulus.
tulis nama dan keterangan
NOTASI ALGORITMA PSEUDOCODE
Contoh; Algoritma Kelulusan_mhs
{diberikan nama dan nilai mahasiswa,
jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa
tersebut dinyatakan lulus jika tidak
maka dinyatakan tidak lulus}
DEKLARASI :
Nama : string
Nilai : integer
Keterangan : string
DESKRIPSI :
read (nama, nilai)
if nilai >= 60 then
keterangan = ‘lulus’
else
keterangan = ‘tidak lulus’
write(nama, keterangan)
NOTASI ALGORITMA FLOWCHART
Aturan Penulisan Algoritma;
Judul algoritma;Bagian yang terdiri
atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang algoritma tersebut.
Nama sebaiknya singkat dan menggambarkan apa yang dilakukan oleh algoritma
tersebut.
Deklarasi; Bagian untuk
mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program. Nama tersebut dapat
berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedur dan fungsi.
Deskripsi; Bagian ini berisi uraian
langkah-langkah penyelesaian masalah yang ditulis dengan menggunakan notasi
yang akan dijelaskan selanjutnya.
Artikel Dasar-dasar Algoritma Pemograman
Dalam algoritma, kita harus bias menentukan tipe-tipe data yang sesuai digunakan dalam penyelesaian masalah. Sehingga computer dapat mengolah dan mendapatkan hasil yang sesuai menurut kebutuhan data.
Ada beberapa tipe data yang harus kita ketahui antara lain :
1. Tipe data Char dan String
Ini merupakan tipe data dasar, tipe data ini didefinisikan
pada deklarsi var dibagian algoritma/program.
Example :
Var Nama : String
Nilai : Char
Keterangan :
Nama merupakan sebuah variabel didefinisikan sebagai variabel
bertipe string, maksudnya pada variabel tersebut digunakan untuk menerima
masukan sebuah nama yang terdiri dari sekumpulan huruf, dapat berupa huruf
besar, kecil, atau campuran kedua-duanya.
Nilai, didefinisikan sebagai variabel yang bertipe data char,
maksudnya variabel tersebut hanya dapat digunakan untuk memasukkan sebuah huruf
dari huruf besar, seperti A, B, C,.. atau huruf kecil, a, b, c, ….
2. Tipe data Boolean
Tipe data ini digunakan untuk pengambilan keputusan dalam
operasi logika. Terdiri dari true disimbolkan ‘T’ dan False yang disimbolkan
‘F’. Ketika kita ingin mendapatklan hasil yang valid/pasti, kita menggunakan
tipe data boolean untuk memperoleh keputusan dalam suatu penyelesaian yang
pasti.
3. Tipe Data Integer
Merupakan tipe data bilangan bulat.
Tipe Data Rentang
nilai Memori
Byte 0…255 1 byte
Word 0…65.555 1 byte
Integer -32.768 s.d 32.767 2 byte
Long Integer -2.147.483.648 4 byte4.
Tipe Data Real
Merupakan tipe data bilangan pecahan seperti real, single,
double, comp, extend.
5. Tipe Data Subrange
Merupakan tipe data bilangan yang punya jangkauan nilai
tertentu sesuai dengan definisi pada pemrogram.
Example:
Type Variabel=Nilai_awal…Nilai_akhir
6. Tipe Data Enumerasi
Merupakan tipe data yang memiliki elemen-elemen tertentu yang
disebut satu/satu dari bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Pada
tipe data ini elemen masukan diwakili oleh suatu nama variable yang ditlis di
dalam kurung.
Example :
Indeks_Hari = (Nol, Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis,
Jumat, Sabtu)
7. Tipe Data Array (Larik)
Tipe data ini sudah terstruktur dengan baik, walaupun masih
sederhana. Tipe data ini menampung sejumlah data dengan tipe data sama
(homogen) dalam sebuah variabel.
Cara mendefinisikan tipe data array
Berdimensi satu
Var
Nama_Variabel_Array[1...N]of tipe_data
1 Nomor Indeks
Berdimensi dua
Var
Nama_Variabel_Array=Array[1...N,1...M]of tipe_data
2 buah Nomor Indeks
8. Tipe Data Record
Tipe data komposit yang sudah terstruktur denagn baik. Tipe
data ini digunakan untuk menampung data suatu obyek. Datanya berupa campuran
dari tipe data seperti string, numerik, char, boolean, atau tipe data lainnya.
Tipe data ini merupakan struktur dasar dari suatu sistem database.
9. Tipe Data Array Record
Tipe data array yang dibangun dari tipe data record.
10. Tipe Data Citra
Berisi grafik/gambar yang banyak digunakan pada aplikasi
video.
Example :
Grafik perkembangan jumlah penduduk.
Perbedaan variabel dengan konstanta
Variabel adalah peubah, suatu nama lokasi yang diinginkan
untuk menampung tipe data tertentu yang akan diolah komputer. Sedangkan
konstanta adalah suatu harga yang diberikan pada sebuah variabel dengan
harga/nilai tidak berubah/selalu tetap.
KATA KUNCI
enumerasi, tipe data, variabel, record, konstanta, perbedaan
antara variabel dan konstanta, perbedaan variabel dan konstanta, pengertian
variabel dan konstanta, tipe data real, tipe-tipe data pascal.