Posted by :
Rezki Ananda
Sabtu, 18 Juni 2016
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi, ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction) sekitar tahun 825 M.
Algoritma adalah urutan langkah logis
tertentu untuk memecahkan suatu masalah. Hal ini ditekankan padaah. Hal ini
ditekankan adala urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti
suatu urutan tertentu, tidak boleh melompat-lompat.
Alur pemikiran dalam menyelesaikan
suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis. Hal pertama yang ditekankan
adalah alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga berbeda dari
algoritma orang lain. Sedangkan penekanan kedua adalah tertulis, yang artinya
dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu.
Definisi Algoritma adalah urutan
langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.
Contoh; Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan dua buah bejana A dan B,
bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru.
Pertukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
DESKRIPSI :
– Tuangkan larutan dari bejana A ke
dalam bejana B
– Tuangkan larutan dari bejana B ke
dalam bejana A.
Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas
tidak menghasilkan pertukaran yang benar. Langkah di atas tidak logis, hasil
pertukaran yang terjadi adalah percampuran kedua larutan tersebut.
Untuk mempertukarkan isi duah bejana,
diperlukan sebuah bejana tambahan sebagai tempat penampungan sementara,
misalnya bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan pertukaran yang benar
adalah sebagai berikut :
Algoritma Tukar Isi Bejana
Diberikan dua buah bejana A dan B,
bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru.
Pertukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan
berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
DESKRIPSI :
1.
Tuangkan
larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2.
Tuangkan
larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3.
Tuangkan
larutan dari bejana C ke dalam bejana B.
Ciri
Penting Algoritma
·
Algoritma
harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
·
Setiap
langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (Ambiguitas).
·
Algoritma
memiliki nol atau lebih masukkan.
·
Algoritma
memiliki nol atau lebih keluaran.
·
Algoritma
harus efektif (setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam
waktu yang masuk akal)
Dalam bidang komputer, algoritma
sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai masalah pemrograman, terutama
dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang dengan baik maka proses
pemrograman akan menjadi salah, rusak, atau lambat dan tidak efisien. Pelaksana
algoritma adalah Komputer. Manusia dan komputer berkomunikasi dengan cara
manusia memberikan perintah-perintah kepada komputer berupa instruksi-instruksi
yang disebut program. Komputer adalah alat bantu untuk menyelesaikan masalah.
Dalam menyelesaian masalah dengan komputer perlu merumuskan langkah langkah
penyelesaian masalah dalam sekumpulan instruksi. Sekumpulan instruksi yang
dimengerti oleh komputer yang disebut dengan program.
Alat yang digunakan untuk membuat
program tersebut adalah bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman dapat
dikategorikan dalam :
Bahasa tingkat tinggi [HLL] : PASCAL,
C, Java, PHP, ASP
Bahasa tingkat menengah[MLL] :
Assembly
Bahasa tingkat rendah [LLL] : Machine
Code
Dari berbagai bahasa pemrograman cara
memberikan instruksinya berbeda-beda namun bertujuan menghasilkan output yang
sama. Program yang ditulis dalam bahasa pemrograman akan diterjemahkan ke dalam
bahasa mesin (biner) menggunakan penterjemah.
Interpreter; Menterjemahkan baris per
baris instruksi [Bahasa Basic]
Compiler; Menterjemahkan setelah
seluruh instruksi di tulis [Pascal, C]
Belajar memprogram adalah belajar
tentang metodologi pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam suatu notasi
tertentu yang mudah dibaca dan dipahami. Belajar bahasa pemrograman adalah
belajar memakai suatu bahasa, aturan tata bahasanya, instruksi-instruksinya,
tata cara pengoperasian compiler-nya untuk membuat program yang ditulis dalam
bahasa itu saja.
Penulisan algoritma tidak tergantung
dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer yang mengeksekusinya. Notasi
algoritma bukan notasi bahasa pemrograman tetapi dapat diterjemahkan ke dalam
berbagai bahasa pemrograman
NOTASI ALGORITMA NARASI
Contoh; Algoritma Kelulusan_mhs
Diberikan nama dan nilai mahasiswa,
jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut
dinyatakan lulus. jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
DESKRIPSI :
baca nama dan nilai mahasiswa.
jika nilai >= 60 maka
keterangan = lulus
tetapi jika
keterangan = tidak lulus.
tulis nama dan keterangan
NOTASI ALGORITMA PSEUDOCODE
Contoh; Algoritma Kelulusan_mhs
{diberikan nama dan nilai mahasiswa,
jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa
tersebut dinyatakan lulus jika tidak
maka dinyatakan tidak lulus}
DEKLARASI :
Nama : string
Nilai : integer
Keterangan : string
DESKRIPSI :
read (nama, nilai)
if nilai >= 60 then
keterangan = ‘lulus’
else
keterangan = ‘tidak lulus’
write(nama, keterangan)
NOTASI ALGORITMA FLOWCHART
Aturan Penulisan Algoritma;
Judul algoritma;Bagian yang terdiri
atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang algoritma tersebut.
Nama sebaiknya singkat dan menggambarkan apa yang dilakukan oleh algoritma
tersebut.
Deklarasi; Bagian untuk
mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program. Nama tersebut dapat
berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedur dan fungsi.
Deskripsi; Bagian ini berisi uraian
langkah-langkah penyelesaian masalah yang ditulis dengan menggunakan notasi
yang akan dijelaskan selanjutnya.