Posted by :
Rezki Ananda
Sabtu, 18 Juni 2016
Pernahkah kamu membayangkan untuk mengisi baterai ponselmu 3
bulan sekali atau lebih? Sulit untuk membayangkannya bukan? Namun di tahun 2016
ini, bayangan itu akan menjadi nyata dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama!
Baru-baru ini para ilmuwan dari University of California
telah secara tidak sengaha menciptakan baterai jenis Lithium-ion yang mempunyai
rentang daya tahan hingga ratusan kali dari baterai sejenis. Daya tahannya
diperkirakan sekitar 400 kali lebih panjang!
Menurut Mya Le Thai, ketua peneliti, baterai ini mampu
bertahan terhadap 200 ribu kali proses pengisian, tentu sungguh mencolok jika
dibandingkan dengan baterai Lithium-ion lainnya yang hanya bertahan terhadap
7000 kali proses pengisian.
Selama ini baterai Lithium-ion pada umumnya memiliki
kelemahan yang bersumber dari kebutuhannya akan sebuah cairan khusus. Sebagai
informasi, pada dasarnya baterai Lithium-ion memiliki tiga bagian fungsional,
yaitu elektroda positif, elektroda negatif, dan cairan elektrolit. Elektroda
positif menggunakan oksida logam, elektroda negatif menggunakan karbon (sejenis
grafit), dan cairan elektrolit menggunakan cairan Lithium.
Cairan Lithium ini sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan
itulah sebabnya kita seringkali mendengar kasus ponsel meledak. Cairan ini juga
menjadi alasan mengapa kebanyakan baterai Lithium-ion tidak tahan terhadap
proses pengisian yang terlalu sering.
Nah, pada baterai “abadi” buatan para ilmuwan University of
California ini tidak menggunakan cairan Lithium lagi melainkan gel Plexyglas
yang dikombinasikan dengan serat emas untuk menyimpan energi listrik. Gel
khusus ini diketahui jauh lebih tahan terhadap suhu dan tekanan arus pada
proses pengisian. Apa itu Plexyglas? Ini adalah semacam bahan termoplastik
transparan yang memiliki nama kimia Poly(methyl 2-methylpropenoate) atau biasa
disebut sebagai PPMA. Sebenarnya material ini biasa hadir dalam bentuk seperti
kaca namun dalam pembuatan baterai super awet ini, para ilmuwan merubahnya
menjadi bentuk gel.