Posted by :
Rezki Ananda
Sabtu, 18 Juni 2016
1. Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi adalah seperangkat program yang mengelola
sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk
aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi merupakan jenis yang paling penting
dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, sistem
komputer tidak lebih dari sekumpulan komponen elektronik dan komponen mekanik.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Sistem operasi bertindak seperti penterjemah antara pengguna
aplikasi dengan perangkat keras. Seorang pengguna berinteraksi dengan sistem
komputer melalui sebuah aplikasi, seperti aplikasi pengolah kata, permainan,
atau program aplikasi lain yang dirancang untuk tujuan tertentu. Dalam
menggunakan aplikasi tersebut, aplikasi tidak akan peduli bagaimana caranya
pengguna memasukan informasi ke dalam aplikasi, seperti melalui keyboard.
Sistem operasilah yang bertanggungjawab terhadap komunikasi antara aplikasi
dengan perangkat keras. Dalam contoh lain, ketika pengguna menggunakan sebuah
aplikasi, memasukan informasi melalui keyboard, ditampilkan di monitor,
disimpan pada media penyimpanan, atau kemudian dicetak di printer, semuanya
diatur oleh sistem operasi. Sistem operasilah yang bertugas menangani seluruh
perangkat input dan output komputer.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi): http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Dengan demikian, sistem operasi memiliki kontrol penuh
terhadap sumber daya perangkat keras komputer dan mempunyai penjadwalan yang
sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan
data, dan sumber daya lainnya.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi):
http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
2. Fungsi Sistem Operasi
2.1. Fungsi Dasar Sistem Operasi
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen
utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para
pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan
perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi):
http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
Gambar Komponen utama sistem komputer
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu
negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program
secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna
menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang
dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource
allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program
pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan
komputer yang tidak perlu.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Mengenal Sistem Operasi
(Pengertian dan Fungsi):
http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-operasi-pengertian-dan-fungsi/15/
2.2. Fungsi Pokok Sistem Operasi
Sistem operasi memiliki 4 (empat) fungsi pokok, yaitu:
Mengontrol akses perangkat keras
Sistem operasi memanajemen interakasi antara aplikasi dan
perangkat keras. Untuk mengakses dan berkomunikasi dengan perangkat keras,
sistem operasi perlu menginstal sebuah perangkat lunak (driver) untuk tiap
komponen perangkat keras.
Manajemen file dan folder
Sistem operasi mengatur dan membuat susunan file yang
tersimpan di dalam hard disk dan media penyimpanan lain.
Menyediakan user interface
Sistem operasi akan menyediakan tampilan antarmuka pengguna,
baik dalam bentuk baris perintah perintah (Command Line Interface - CLI) maupun
dalam bentuk grafis (Graphical User Interface - GUI).
Manajemen aplikasi
Sistem operasi meletakan suatu aplikasi dan memuatnya ke
dalam memori (RAM) komputer. Sistem operasi menjamin setiap aplikasi
mendapatkan sumber daya yang cukup.